Bhabinkamtibmas Tanjung Palas Utara Dampingi Petani Tanam Jagung di Desa Panca Agung, Target Panen 500 Kilogram

**TANJUNG SELOR** – Upaya mendukung ketahanan pangan terus digalakkan di wilayah pedesaan. Salah satunya melalui kegiatan penanaman jagung yang didampingi oleh Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Palas Utara di lahan pertanian milik warga Desa Panca Agung, Jumat (13/3/2026).
Bhabinkamtibmas Desa Panca Agung, Brigpol Guntur Priyo, turun langsung ke lapangan untuk mendampingi petani dalam proses penanaman jagung di lahan seluas 0,25 hektare. Kegiatan ini dilakukan bersama Kelompok Tani Setia Bakti yang dipimpin oleh ketuanya, Adit.
Penanaman jagung tersebut dilakukan di lahan milik petani Bpk Salimin, yang merupakan anggota kelompok tani setempat. Dalam kegiatan itu, petani menanam sekitar 5 kilogram bibit jagung jenis Bhayangkara F1, yang diharapkan mampu memberikan hasil panen optimal untuk jenis jagung pipil.
Brigpol Guntur Priyo mengatakan, keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional, sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.
“Kami hadir untuk memberikan dukungan kepada para petani agar tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian. Harapannya hasil panen nanti bisa membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Brigpol Guntur Priyo di sela kegiatan.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Setia Bakti, Adit, menyambut baik pendampingan yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah para petani menjadi motivasi tersendiri bagi kelompok tani untuk terus mengembangkan sektor pertanian di desa.
“Dengan adanya pendampingan seperti ini, kami merasa lebih diperhatikan dan termotivasi untuk meningkatkan hasil pertanian,” kata Adit.
Dari penanaman tersebut, para petani memperkirakan hasil panen dapat mencapai sekitar 500 kilogram jagung pipil, apabila tidak mengalami kendala seperti cuaca ekstrem maupun serangan hama. Masa panen diperkirakan akan berlangsung pada bulan Juni 2026 mendatang.
Kegiatan penanaman jagung ini juga didokumentasikan dalam bentuk dua foto sebagai bagian dari laporan kegiatan lapangan. Selain menjadi bukti pelaksanaan program, dokumentasi tersebut juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi petani lain untuk memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif. (HmsPolresBulungan)

