Golkar Tak Setuju Usulan PDIP agar Polri Kembali di Bawah TNI atau Kemendagri
Golkar Tak Setuju Usulan PDIP agar Polri Kembali di Bawah TNI atau Kemendagri
Tayang: Jumat, 29 November 2024 11:35 WIB
Tribun XBaca tanpa iklan
Penulis: Fersianus Waku
Editor: Hasanudin Aco
zoom-inGolkar Tak Setuju Usulan PDIP agar Polri Kembali di Bawah TNI atau Kemendagri
IST
A-
A+
Lambang Polri
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fersianus Waku
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Soedeson Tandra, tak setuju usulan PDI Perjuangan (PDIP) agar institusi Polri dikembalikan di bawah institusi TNI atau Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Soedeson menegaskan bahwa langkah tersebut tidak sejalan dengan prinsip demokrasi modern dan semangat reformasi.
“Mengenai institusi polisi ditaruh kembali di bawah institusi TNI, ya jelas enggak setuju lah, enggak setuju,” kata Soedeson, saat dihubungi Tribunnews.com pada Jumat (29/11/2024).
Dia menjelaskan, hukum militer memiliki perbedaan mendasar dengan hukum sipil, sehingga tidak sesuai jika Polri ditempatkan di bawah institusi militer.
Berita Rekomendasi
Mobilisasi ASN Masih Terjadi di Pilkada 2024, Terkhusus di Sumut dan Jateng – TribunnewsTribunnews.com
Mobilisasi ASN Masih Terjadi di Pilkada 2024, Terkhusus di Sumut dan Jateng
Polisi Diminta Segera Tangkap Firli Bahuri, IM57+ Institute: Sudah Saatnya Pembuktian – TribunnewsTribunnews.com
Polisi Diminta Segera Tangkap Firli Bahuri, IM57+ Institute: Sudah Saatnya Pembuktian
MK Tegaskan Penyusunan RUKN Harus Dapat Pertimbangan DPR Dulu Sebelum Ditetapkan Pemerintah – TribunnewsTribunnews.com
MK Tegaskan Penyusunan RUKN Harus Dapat Pertimbangan DPR Dulu Sebelum Ditetapkan Pemerintah
Profil Kombes Pol Armaini, Bentak AKP Dadang Iskandar saat Sidang Pemecatan, Hartanya Rp2,4 M – TribunnewsTribunnews.com
Profil Kombes Pol Armaini, Bentak AKP Dadang Iskandar saat Sidang Pemecatan, Hartanya Rp2,4 M
Ungkit Kasus Polisi Tembak Polisi, Susno Duadji: Penindakan Tambang Ilegal Hangat-hangat Tahi Ayam – TribunnewsTribunnews.com
Ungkit Kasus Polisi Tembak Polisi, Susno Duadji: Penindakan Tambang Ilegal Hangat-hangat Tahi Ayam
Soal Kasus Polisi Tembak Siswa di Semarang, Anggota DPR Nilai Polri Perlu Lakukan Transformasi Total – TribunnewsTribunnews.com
Soal Kasus Polisi Tembak Siswa di Semarang, Anggota DPR Nilai Polri Perlu Lakukan Transformasi Total
Putusan MK: KPK Berwenang Tangani Perkara Korupsi Militer Sampai Selesai, Tapi Ada Syaratnya – TribunnewsTribunnews.com
Putusan MK: KPK Berwenang Tangani Perkara Korupsi Militer Sampai Selesai, Tapi Ada Syaratnya
Bahlil Larang Ojol Beli Pertalite, Beban Masyarakat Rentan Makin Berat dan Driver akan Demo Besar – TribunnewsTribunnews.com
Bahlil Larang Ojol Beli Pertalite, Beban Masyarakat Rentan Makin Berat dan Driver akan Demo Besar
Soedeson juga menegaskan bahwa Polri adalah bagian dari eksekutif dan bertugas sebagai penegak hukum.
“Nah bagaimana dia taruh di bawah institusi militer. Itu kan enggak benar,” ujar Wakil Ketua Umum DPN Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) ini.
Dia juga menolak usulan agar Polri berada di bawah Kemendagri. Menurutnya, fungsi polisi sebagai perpanjangan tangan presiden dalam penegakan hukum sangat berbeda dengan tugas Kemendagri yang fokus pada administrasi pemerintahan dalam negeri.
“Beda jauh, gitu lho. Jadi jangan dicampur aduk,” ungkap Soedeson.
Soedeson menganggap, usulan tersebut bertentangan dengan semangat reformasi yang telah mengubah pemerintahan Indonesia menjadi pemerintahan sipil.
Dia mengingatkan agar permasalahan di tubuh Polri tidak diselesaikan dengan langkah-langkah yang keliru.
“Ada pepatah mengatakan kalau ada tikus di dalam lumbung padi, jangan padinya yang dibakar. Kan aneh. Tikusnya yang kita tangkap,” ucap Soedeson.





