Kapolri Serahkan Bantuan Peralatan Penanganan Karhutla ke Polda Riau

Mei Amelia R – detikNews
Rabu, 08 Jul 2026 14:42 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengecek personel sekaligus menyerahkan peralatan penanganan potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (dok Polri)
Foto: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengecek personel sekaligus menyerahkan peralatan penanganan potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (dok Polri)
Kabupaten Kampar –Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pengecekan personel sekaligus peralatan dalam penanganan potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pada kesempatan itu, kapolri juga turut menyerahkan bantuan peralatan penanganan karhutla untuk Polda Riau.

Penyerahan bantuan peralatan penanganan karhutla dini dilaksanakan di Gedung SPN Polda Riau, Kabupaten Kampar, Rabu (8/7/2026). Bantuan tersebut diterima langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, Plt Gubernur Riau SF Hariytanto, BPBD Provinsi Riau, serta jajaran Forkopimda lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Baru saja kita melaksanakan pengecekan langsung Polda Riau khususnya atau Pemda khususnya, dalam mempersiapkan menghadapi kebakaran hutan,” kata Jenderal Sigit di lokasi.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengecek personel sekaligus menyerahkan peralatan penanganan potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (dok Polri)Penyerahan bantuan peralatan penanganan karhutla diterima Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan. (dok Polri)

 

Kapolri menilai Polda Riau dan jajaran Forkopimda bersama unsur swasta telah siap menghadapi potensi ancaman karhutla. Menurutnya kolaborasi dan sinergi inilah yang paling penting dalam upaya penanganan karhutla.

“Alhamdulillah saya lihat bahwa seluruh stakeholders yang ada mulai dari Basarnas, kemudian dari BNPB, BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni dan perusahaan perusahaan swasta dan seluruh kekuatan yang ada semuanya bersatu dan ini tentunya yang kita butuhkan menghadapi potensi karhutla,” jelasnya.

Mengacu pada data BPBD Provinsi Riau, saat ini terdapat 15 ribu hotspot yang terdeteksi. Sementara titik api terpantau berada di 329 titik dengan luas lahan yang terbakar mencapai 329 hektare.

Pada kesempatan tersebut, Kapolri mengingatkan seluruh personel yang tergabung dalam Satgas Karhutla agar terus meningkatkan kewaspadaannya dalam menghadapi potensi karhutla.

 

“Karakteristik kebakaran hutan dan lahan di Riau berbeda dengan daerah lain. Kita menghadapi dua periode rawan kebakaran, salah satunya pada bulan Juli hingga September, ditambah lagi dengan adanya prediksi fenomena El Niño yang berpotensi menyebabkan cuaca semakin kering,” jelasnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengecek personel sekaligus menyerahkan peralatan penanganan potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (dok Polri)Pada kesempatan tersebut, Kapolri mengingatkan seluruh personel yang tergabung dalam Satgas Karhutla agar terus meningkatkan kewaspadaannya dalam menghadapi potensi karhutla. (dok Polri)

Kapolri menekankan agar seluruh personel jajaran mempersiapkan diri. Terutama dalam memastikan ketersediaan sumber-sumber air yang dapat dimanfaatkan saat terjadi kebakaran. Upaya pencegahan harus menjadi prioritas utama.

“Selain itu, edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat harus terus ditingkatkan. Regulasi dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah mengenai tata kelola lahan sudah tersedia dan harus dipatuhi. Jangan sampai terjadi pembukaan lahan dengan cara membakar yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan,” lanjutnya.

 

Pada kesempatan ini, Kapolri memberikan bantuan dari Kapolri berupa peralatan pendukung penanggulangan karhutla, antara lain: 50 unit portable breathing apparatus, 2 unit wontech portable wifi, 10 unit motor Kawasaki KLX 150 cc, 1 unit ekskavator Hitachi 110F tahun 2026, 20 unit mesin pompa air.

“Saya berharap seluruh peralatan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai bentuk kesiapan kita dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan,” pungkas Kapolri.