Kebakaran hebat menghanguskan tiga rumah warga di Desa Antutan, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, pada Kamis (3/4/2025) sekitar pukul 16.00 WITA. Dua rumah ludes terbakar, sementara satu rumah lainnya mengalami kerusakan parah di bagian samping dan belakang

TANJUNG SELOR, Polda Kaltara, Polresta Bulungan – Kebakaran hebat menghanguskan tiga rumah warga di Desa Antutan, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, pada Kamis (3/4/2025) sekitar pukul 16.00 WITA. Dua rumah ludes terbakar, sementara satu rumah lainnya mengalami kerusakan parah di bagian samping dan belakang.

Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto, S.I.K melalui PS. Kasi Humas Polresta Bulungan, Iptu Magdalena Lawai, S.Sos menyampaikan bahwa kejadian tersebut terjadi di Jalan AMD Bira RT 11 RW 03.

“Benar, telah terjadi kebakaran yang menghanguskan tiga unit rumah. Dua unit rumah terbakar habis, dan satu unit lainnya terbakar di bagian samping serta belakang,” ujarnya, Jumat (4/4/2025).

Adapun identitas pemilik rumah yang terdampak yakni RN, 47 tahun, Islam, suku Tidung (rumah ludes terbakar), SL, 45 tahun, Islam, suku Tidung (rumah ludes terbakar) dan IK, 45 tahun, Islam, suku Tidung (rumah terbakar di bagian samping dan belakang)

Berdasarkan keterangan saksi yang juga merupakan pemilik rumah, SL, kebakaran bermula saat ia sedang mencuci motor di depan rumah. Tiba-tiba ia melihat api muncul dari dinding bagian samping rumah milik RN yang sedang kosong.

“Saya langsung memanggil keluarga yang sedang menggiling padi di depan rumah untuk memberitahu kalau rumah Pak RN terbakar,” ucap SL.

Warga sekitar segera berdatangan untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.10 WITA, setelah merambat ke dua rumah di kiri dan kanan sumber api. Seluruh bangunan rumah yang terbuat dari kayu menyebabkan api cepat membesar dan menyebar.

Untuk sementara, para korban kebakaran mengungsi di rumah keluarga masing-masing. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material masih dalam pendataan.

Iptu Magdalena menambahkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. “Saat ini kami masih menyelidiki sumber api yang diduga berasal dari bagian samping belakang rumah saudara RN,” jelasnya.

Imbauan kepada masyarakat juga disampaikan pihak kepolisian agar lebih berhati-hati dan rutin memeriksa instalasi listrik serta tidak meninggalkan peralatan elektronik dalam keadaan menyala saat rumah ditinggal kosong.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran. Pastikan sumber api dan listrik dalam kondisi aman saat rumah ditinggal, terutama rumah berbahan kayu yang rentan terbakar,” pungkas Iptu Magdalena. (HmsPolresta)