Polisi Kawal Final Gunung Putih Super League 2026, Pertandingan Sengit Berakhir Aman dan Kondusif

redaksi

Selasa, 25 Agustus 2026

TANJUNG PALAS – Kepolisian memastikan laga final Gunung Putih Super League 2026 di Lapangan Krido Bantolo, Desa Gunung Putih, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, berlangsung aman dan tertib, Senin (24/8/2026).

Pengamanan dilakukan dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama pertandingan final turnamen sepak bola antar-RT se-Desa Gunung Putih yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Laga puncak mempertemukan Sentosa FC, gabungan RT 07 dan RT 17, menghadapi Makmur FC dari RT 03 dan RT 06. Pertandingan berlangsung ketat hingga kedua tim bermain imbang 1-1 dan harus ditentukan melalui adu penalti.


Di babak penalti, Sentosa FC akhirnya keluar sebagai pemenang setelah unggul 3-1 atas Makmur FC sekaligus memastikan gelar juara Gunung Putih Super League 2026.

Baca juga Puluhan Personel Ikuti Rikkes Berkala di Polresta Bulungan, Kapolresta Tekankan Pentingnya Kesehatan Anggota

Di tengah tingginya antusiasme masyarakat yang menyaksikan pertandingan, personel kepolisian bersama unsur terkait melakukan pengamanan untuk menjaga situasi tetap kondusif. Pengamanan mencakup pemantauan jalannya pertandingan serta aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.


P.S. Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, Aipda Hadi Purnomo, mengatakan pengamanan kegiatan olahraga masyarakat merupakan bagian dari pelayanan kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada peserta maupun penonton.
“Kehadiran personel di lokasi bertujuan memastikan pertandingan final berjalan aman, tertib dan lancar. Kami juga mengimbau pemain maupun penonton untuk tetap menjaga sportivitas dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan,” ujar Hadi.

Menurutnya, pertandingan sepak bola yang mempertemukan banyak kelompok masyarakat perlu dijaga bersama agar semangat kompetisi tidak berkembang menjadi konflik.
“Kami mengedepankan langkah pencegahan. Perbedaan dukungan dan hasil pertandingan jangan sampai mengganggu persaudaraan. Justru kegiatan seperti ini harus menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat,” tegasnya.

Baca juga Polresta Bulungan Buka Layanan Aduan 110: Warga Diminta Laporkan Pemerasan dan Pungli


Hadi juga mengapresiasi sikap pemain dan masyarakat yang turut menjaga ketertiban selama laga berlangsung. Ia berharap budaya olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas terus dipertahankan dalam setiap pertandingan.
“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang ikut menjaga situasi tetap kondusif. Mari jadikan olahraga sebagai ruang untuk mempererat persatuan, bukan menjadi sumber perpecahan,” tambahnya.


Final tersebut turut dihadiri Danramil Kecamatan Tanjung Palas, Kapolsek Tanjung Palas, Kepala Desa Gunung Putih, Babinsa, Bhabinkamtibmas, official, pemain kedua kesebelasan serta masyarakat Desa Gunung Putih.
Meski pertandingan berlangsung sengit hingga harus ditentukan melalui adu penalti, seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pembukaan, penutupan turnamen, pertandingan final hingga berakhirnya acara, berlangsung aman, tertib dan terkendali.

Baca juga Sat Binmas Polresta Bulungan Gelar “Pangan Murah” di Tanjung Selor, Warga Antusias


Keberhasilan pengamanan tersebut menegaskan komitmen kepolisian untuk terus hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan olahraga, guna memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.
Sementara di lapangan, Sentosa FC membawa pulang trofi juara. Namun yang tak kalah penting, semangat sportivitas dan persaudaraan tetap terjaga hingga peluit akhir. (HmsPolresta)