Ratusan Sopir Dump Truck Gelar Aksi Damai di Kantor Gubernur Kaltara, Operasional Galian C Kembali Diizinkan, Polresta Bulungan Lakukan Pengamanan

TANJUNG SELOR – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi GASTBUL menggelar aksi damai di Kantor Gubernur Kalimantan Utara, Kamis (7/5/2026). Aksi tersebut dilakukan untuk mendengarkan langsung hasil rapat pembahasan terkait perizinan tambang galian C di wilayah Kabupaten Bulungan.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polresta Bulungan turut melakukan pengamanan guna memastikan jalannya aksi berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Massa aksi mulai berdatangan sejak pagi hari menggunakan iring-iringan dump truck dari Kecamatan Tanjung Palas dan Tanjung Selor. Tercatat sebanyak 130 unit dump truck dan 8 kendaraan roda empat ikut dalam kegiatan tersebut dengan total peserta sekitar 150 orang.
Peserta aksi dari Kecamatan Tanjung Palas tiba di Lapangan Agathis sekitar pukul 08.25 Wita menggunakan 34 unit dump truck dengan jumlah massa sekitar 50 orang. Aksi tersebut dipimpin oleh koordinator lapangan Ramli, Subroto, dan Rian.
Sementara itu, rombongan dari Kecamatan Tanjung Selor tiba sekitar pukul 08.40 Wita menggunakan 80 unit dump truck dan 8 kendaraan roda empat dengan jumlah massa sekitar 100 orang yang dipimpin Korlap Jumadi.
Setelah berkumpul di depan Kantor Gubernur Kaltara sekitar pukul 08.50 Wita, massa aksi diterima langsung oleh Gubernur Kalimantan Utara untuk mendengarkan hasil pembahasan terkait aktivitas tambang galian C.
Dalam pertemuan tersebut, gubernur menyampaikan bahwa kegiatan galian C diperbolehkan kembali beroperasi dengan sejumlah ketentuan, salah satunya kendaraan pengangkut material wajib menutup bak menggunakan terpal demi menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan lainnya.
Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto, S.I.K., M.H mengatakan pihak kepolisian siap mengawal mekanisme operasional angkutan material agar tetap berjalan tertib dan aman.
“Kami dari Polresta Bulungan melaksanakan pengamanan kegiatan aksi damai ini agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif. Kami juga mengimbau seluruh pengusaha maupun sopir dump truck agar mematuhi aturan keselamatan, termasuk penggunaan terpal penutup material dan memperhatikan kapasitas muatan kendaraan demi keamanan bersama,” ujar Kombes Pol Rofikoh Yunianto.
Usai aksi damai, perwakilan massa melanjutkan pertemuan dengan Kapolresta Bulungan pada pukul 10.15 hingga 11.15 Wita guna membahas mekanisme pengangkutan material dari lokasi tambang menuju lokasi tujuan.
Dalam hasil pertemuan tersebut disepakati bahwa akses kendaraan dump truck melalui Jalan Meranti akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Dinas Perhubungan terkait kapasitas kekuatan jembatan terhadap beban kendaraan. Selain itu, seluruh kendaraan pengangkut material diwajibkan menggunakan terpal penutup saat beroperasi.
Perwakilan Aliansi GASTBUL menerima hasil pertemuan tersebut dan akan menyampaikan keputusan itu kepada seluruh anggota kelompok mereka. Situasi selama aksi berlangsung dilaporkan aman, tertib, dan kondusif di bawah pengamanan aparat kepolisian. (HmsPolresta)